STATUS LAKI - LAKI DAN PEWARISAN DALAM PERKAWINAN NYENTANA

I Wayan Wahyu Wira Udytama

Abstract


Perkawinan merupakan hak dasar yang dilindungi oleh HAM, dimana setiap orang boleh melaksanakanya, dengan ketentuan dan persyaratan yang dianggap patut oleh masyarakat. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana status laki laki yang melaksanakan perkawinan nyentana, serta, mengetahui hak waris dalam perkawinan nyentana. Hasil penulisan ini adalah. Status laki laki dalam sistem perkawinan nyentana di Bali adalah sebagai penerus keturunan pada keluarga istri, yang pada dasarnya berstatus sebagai “predana†pada keluarga istri tapi dalam perkembanganya memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki laki pada umumnya pada keluarga tersebut. Hak dan kewajiban tersebut sebagaimana layaknya Kepala Keluarga pada umumnya. Hak waris dalam perkawinan Nyentana dapat dikatakan hapus hak waris dari keluarga lakin laki, karena laki laki yang melakukan perkawinan nyentana memiliki hak dan kewajiban sebagai penerus keturunan pada keluarga istri.


Keywords


Hukum Adat, Perkawinan, Sistem Perkawinan Nyentana

Full Text:

PDF

References


Buku

Ronny Hanitijo Soemitro, 1988, Metode Penelitian Hukum dan jurimetri, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Internet

Hindudharma.or.id., Perspektif Etika dalam Perkawinan Nyentana.htm.

I Made Somya Putra, “Hukum Waris dalam Hukum Adat Bali dan Gender dalam Pewarisanâ€, https://lawyersinbali.wordpress.com/2010/12/28/hukum-warisdalam-hukum-adat-bali-dangender-dalam-pewarisan/88 Jurnal Advokasi Vol. 5 No.1 Maret 2015

Jurnal

I Ketut Sudantra, 2011, Pembaharuan Hukum Adat Bali Mengenai Pewarisan Angin Segar Bagi

Perempuan, balisruti,suara milenium development goals (MDGs), Edisi I No. I Januari-Maret 2011.

Sumber Hukum

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3019.

Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia, Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 165 dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3886.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN : 1693-5934